JAKARTA, 2 Juli – Band asal Bogor Tokyolite merilis single terbaru mereka, “Cycle” pada 25 Juni diikuti dengan video musik lagu tersebut pada 1 Juli. Single “Cycle” akan menjadi bagian dari album Tokyolite berikutnya yang saat ini sedang dikerjakan dan direncanakan akan rampung pada 2019.

Ditulis oleh vokalis utama Stevan Arianto, “Cycle” adalah lagu mengenai naik-turun dan pasang-surutnya kehidupan. “Ini seperti pepatah yang bilang kalau hidup itu ibarat naik sepeda, supaya tetap seimbang ya harus gowes terus,” ujar Stevan. Sebagai musisi yang biasa menulis secara spontan, ia mengakui bahwa penulisan lagu dan lirik adalah bagian pendek dari keseluruhan proses, pengemasan lagu melalui aransemen musik, rekaman, danmixingadalah bagian yang memakan lebih banyak waktu. “Cycle” direkam di SAE Studio Jakarta dan di-mix oleh Reyner Ferdinand, audio engineer yang karyanya telah banyak dijumpai di sejumlah film Indonesia sepertiDilan 1990 dan Cek Toko Sebelah. Untuk proses mastering dituntaskan di SAGE Studio Nashville, Tennessee, Amerika Serikat, dengan panjangnya proses rekaman ini bisa dikatakan sejauh ini “Cycle” adalah karya paling ambisius dari Tokyolite.

Memang lagu ini sebelumnya sudah pernah ditampilkan dalam bentuk akustik pada program kanal musik Jepang, Tokyo Acoustic Session di 2016, namun versi “Cycle” yang saat ini dirilis merupakan aransemen baru, di mana lagu ini juga menjadi komposisi pertama dari Tokyolite sejak memiliki formasi baru setelah masuknya drummer Bintang Aditya dan gitaris Rori Jiwa Putra ke dalam band. Menurut penggagas dan bassist Alexander Bramono, masuknya kedua personil ini membawa dampak signifikan pada arahan musik Tokyolite, seperti yang dapat didengar pada “Cycle”, yang mengambil pengaruh dari musisi Vulfpeck, John Mayer, dan the band apart, hingga menghasilkan nuansa pop ‘80an yang berpotensi menjadi irama candu layaknya lagu tema musim panas.

Aransemen musik yang lincah dan retro juga diteruskan pada pemilihan visual dan video musik. Tokyolite kembali berkolaborasi dengan HOWDIY Film/Video sebagai desainer tampilan artistik artwork lagu serta produser video klip “Cycle” yang menampilkan para personil Tokyolite sebagai versi parodi dari mereka sendiri dalam video klip yang dibalut secara komikal dan nostalgis. “Kami harap ‘Cycle’ bisa menjadi teman untuk semua orang yang saat ini sedang berjuang dan menjadi penyemangat untuk terus maju, bersenang-senang dan menikmati perjalanan ini, karena saat kita terjatuh ke bawah, jalan yang ada ya merangkak ke atas, jadi santai saja!” pungkas Stevan.

“Cycle” dapat diakses dalam jaringan berikut:

Spotify https://open.spotify.com/album/7A1w9dXoSMrv1U6e11082K

Bandcamp http://tokyoliteband.bandcamp.com/track/cycle

iTunes https://itunes.apple.com/id/album/cycle-single/1403630559

Youtube https://www.youtube.com/watch?v=YuS-kLeVEAg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *